Analysis Of Implementation And Obstacles To Sorting 3r-Based Waste At Dr. Iskak Tulungagung Regional Hospital
DOI:
https://doi.org/10.30994/jhsc.v6i4.355Keywords:
3R, Hospital, Solid Waste, Waste ManagementAbstract
Waste management is a crucial issue in maintaining environmental quality, including in healthcare facilities that generate large amounts of solid waste. This study aims to analyze the implementation and barriers to 3R (Reduce, Reuse, Recycle)-based waste sorting at Dr. Iskak Tulungagung Regional General Hospital. The study used a qualitative descriptive method, with data collection techniques including in-depth interviews, observation, and documentation. The results indicate that Dr. Iskak Tulungagung Regional General Hospital has implemented the 3R principles by separating domestic and hazardous waste, processing organic waste into liquid and solid fertilizers, and collaborating with third parties through waste banks for inorganic waste management. The implementation of the 3R program is supported by routine coordination activities, annual training, and daily monitoring and evaluation by sanitation and cleaning staff. The main obstacles to the program's implementation are the low awareness of some employees, visitors, and patient attendants regarding waste sorting according to type, as well as limited human resources for the sorting process. Overall, the implementation of the 3R-based waste sorting system at Dr. Iskak Tulungagung Regional General Hospital is considered successful. Dr. Iskak has been operating well and in accordance with national policies, but increased environmental awareness and ongoing support are needed to achieve optimal and environmentally friendly hospital waste management.
References
Astuti, D., Rahmawati, S., & Sari, R. (2021). Analisis Implementasi Program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di RSUD Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(2), 145–154.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2018 tentang Rumah Sakit Ramah Lingkungan (Green Hospital). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2018). Pedoman Teknis Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga dengan Prinsip 3R. Jakarta: KLHK.
Lawrence, W. G. (1980). Health Promotion: Planning and Educational Diagnosis. California: Mayfield Publishing Company.
Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurfitriani, R., Sulastri, E., & Ramadhani, N. (2020). Pengaruh Pelatihan terhadap Penerapan Pengelolaan Sampah 3R di Rumah Sakit Umum Kota Bekasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(1), 35–42.
Supriyanto, A., Wahyuni, D., & Lestari, N. (2021). Masalah Pengelolaan Limbah Padat di Indonesia: Tantangan dan Solusi. Jurnal Ekologi dan Lingkungan, 9(1), 23–31.
Suryani, T. (2014). Pengelolaan Limbah Rumah Sakit dan Dampaknya terhadap Kesehatan Lingkungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 13(1), 27–34.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. (2008). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 69. Jakarta: Sekretariat Negara.
Wulandari, I., Putri, K. D., & Puspita, A. (2020). Budaya Organisasi dan Komitmen Manajemen dalam Implementasi Program 3R di Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan, 8(3), 211–220.
Yuliani, H., Prasetyo, A., & Rachmawati, D. (2022). Evaluasi Monitoring Program 3R pada Pengelolaan Limbah Rumah Sakit di Surabaya. Jurnal Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan, 11(2), 101–109.





















